Oleh: Asmadi Kurniawan
Setiap orang yang mau mempercayai Dia dalam segala sesuatu, pasti tidak akan dipermalukan.
Dunia berprinsip banyak jalan untuk bisa mendapatkan jalan keselamatan, untuk bekal di hari esok setelah kematian. Namun Paulus berani mengatakan bahwa tidak ada jalan lain di bawah kolong langit ini untuk memiliki hidup kekal dan jalan keselamatan yang benar kecuali di dalam nama Yesus Kristus (Kisah Para Rasul 4:12). Setiap orang yang mau mempercayai Dia dalam segala sesuatu, pasti tidak akan dipermalukan (ayat 11). Di dunia ini, memang banyak jalan keselamatan yang dapat dicapai oleh semua orang, baik kelompok Yahudi maupun non Yahudi. Baik orang yang berperilaku baik maupun jahat. Baik kelompok yang kaya' maupun yang miskin. Namun, bila direnungkan kembali dengan benar, mereka pasti tidak yakin apakah ada jaminan keselamatan khususnya setelah kematian. Namun bagi saudara yang mempercayai Yesus sebagai Tuhan, pasti ada jaminan keselamatan itu. FirmanNya mengingatkan, "Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja,yaitu Bapa. yang dari padaNya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus ..." (1 Korintus 8:6).
Bagi saudara yang telah dipanggil oleh Tuhan. apabila saudara mau menjalani dengan sungguh-sungguh maupun dengan suam-suam kuku, masing-masing tetap akan mengandung resiko bagi saudara. Bagi setiap orang yang dipanggil Tuhan akan termasuk orang-orang yang terlepas. Terlepas dari ikatan kuasa dosa. Terlepas dari kuasa kutuk yang pernah dilontarkan kepada saudara. Terlepas dari kuasa intimidasi dari sang pendakwa, raja pembohong yaitu iblis. Terlepas dari kerajaan kegelapan dan diubahkan untuk turut menjadi ahli waris di kerajaan terang. Oleh karena itu apabila Saudara yang telah dipanggil, tetapi tidak merespon dengan baik dan benar, maka bersiap-siaplah untuk menerima resikonya. Bertanggung jawab sendiri atas nasib saudara. FirmanNya telah mengatakan, bila suam-suam kuku, tidak dingin atau panas, Tuhan akan memuntahkan. Seperti contoh kehidupan jemaat di Laodikia. Saat ini, belum terlambat bagi saudara untuk mengubah paradigma yang selama ini saudara tetapkan. Ambillah sikab dengan benar dan tepat agar saudara mendapat jaminan keselamatan yang tepat dan benar, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. AMIN.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar