Oleh: Asmadi Kurniawan
"Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel ..." (Yeremia 31:31). Pertobatan dengan jalan memperbaharui perjanjian kita dengan Tuhan.
Umat Israel telah kembali dari pembuangan Babilonia. Bait Allah telah selesai di bangun, dan telah didedikasikan. Mereka telah merayakan Paskah di Bait Allah yang baru saja dibangun kembali. Orang-orang Lewi dan imam-imam telah dikuduskan dan diatur sesuai bagian mereka masing-masing di mana mereka telah dimampukan untuk melayani di Bait Allah sesuai peraturan yang berlaku. Tidak sampai dari 8 tahun kemudian, saat tembok dibangun kembali di bawah perintah Nehemia, orang Israel sekali lagi mulai membawa perpuluhan dan buah sulung mereka ke rumah Tuhan.
Di pasal ini, semua umat bersama-sama berkumpul untuk mendengarkan kitab peraturan dibacakan. Dari pagi sampai siang, Ezra dan orang Lewi membaca dan mengajarkan peraturan kepada mereka. Saat mendengarkan bagaimana mereka telah tidak menaati perintah Tuhan, mereka menangis. Mereka dengan terbuka mengenali kasih karunia Tuhan, mengaku dan bertobat dari dosa-dosa mereka, serta merendahkan dan menyerahkan diri mereka kepada kebenaran Tuhan yang telah menurunkan penghakiman ke atas mereka karena ketidaktaatan mereka. Mereka tidak mencoba melakukan pembelaan atau membenarkan tindakan-tindakan mereka; mereka BERTOBAT.
Hari pertobatan itu diakhiri dengan memperbaharui perjanjian mereka dengan Tuhan. Mereka bersama-sama berkumpul, menyatukan diri kepada Dia dengan sebuah sumpah dan memeteraikannya. Beberapa hal ini adalah perjanjian mereka dengan Tuhan:
1. Atas kerelaan mereka sendiri, mereka berjanji memberikan 1/3 syikal setiap tahun untuk pengeluaran-pengeluaran rumah Tuhan (Nehemia 10:32-33).
2. Mereka telah setuju untuk setiap tahun membawa buah sulung dari tanah dan pohon mereka bagi rumah Tuhan (Nehemia 10:35-37).
3. Mereka telah setuju membawa yang sulung dari anak, lembu, dan semua kumpulan ternak dan domba mereka ke rumah Tuhan, kepada imam (Nehemia 10:36).
4. Mereka telah berjanji membawa perpuluhan dari seluruh hasil panen mereka. Seorang imam akan menyertai orang Lewi saat mereka menerima perpuluhan, dan orang Lewi membawa sepersepuluh dari perpuluhan itu ke bilik-bilik rumah perbendaharaan di dalam rumah Tuhan (Nehemia 10:37-38).
"... umatku, ...merendahkan diri ... berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka." (2 Tawarikh 7:14).
Kehendak bagi kita adalah penyediaan total!
"Kami tidak akan membiarkan rumah Allah kami" (Nehemia 10:39). Saat ini kita memiliki perintah, tantangan, janji yang sama tentang perpuluhan seperti yang diberikan Tuhan kepada bangsa Israel. Kita adalah Israel rohani (Roma 2:28-29).KehendakNya bagi kita adalah penyediaan total! kemakmuran! Suplai yang terus menerus! Kelimpahan!
Gereja saat ini, secara keseluruhan, sedang hidup di bawah sorga yang tertutup! Mayoritas orang Kristen tidak melihat manifestasi kelimpahan yang dijanjikan Tuhan. Adalah kehendak Tuhan bahwa tubuh Kristus memiliki semua keuangan yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikanNya kepada kita, menginjili dunia. Dia telah membuat penyediaan bagi hal itu melalui hubungan perjanjian kita dengan Dia.
Mengapa kita tidak berjalan dalam kelimpahan yang telah disediakan Tuhan bagi kita? Karena "rumah Allah" terbengkalai!
"Rumah Tuhan" ... pekerjaan Tuhan diseluruh dunia ... "terbengkalai" selagi orang Kristen lebih memperhatikan kebutuhan dan kerinduan mereka sendiri. Sementara jutaan orang mati tanpa Tuhan, orang Kristen duduk di rumah mereka yang nyaman dan menikmati kesenangan hidup. Kita sedang hidup di masa penuaian akhir zaman Tuhan, dan Tuhan telah merencanakan untuk memakai gereja ... Anda dan saya ... menyebarkan Injil ke seluruh penjuru dunia sebelum kedatangan Yesus.
Meskipun "rumah Tuhan" dalam keadaan hancur, tetapi kita membuat alasan dengan berkata, "Waktunya belum tiba untuk rumah Tuhan dibangun."
Mayoritas besar orang Kristen hari ini menaruh kebutuhan-kebutuhan keluarga mereka lebih utama daripada pekerjaan Tuhan. Seperti bangsa Israel, mereka begitu sibuk membangun rumah-rumah mereka sendiri, memperlengkapinya dengan perabot-perabot terbaik yang dapat dibeli. Sebelum tubuh Kristus dapat masuk ke dalam masa restorasi di mana Tuhan membuka pintu-pintu langit dan berkatNya benar-benar mengejar kita, kita harus terlebih dahulu datang ke tempat pertobatan.
"Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, ... dan ujilah Aku, ... apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit ..." (Maleakhi 3:10).
Tuhan akan mengusir belalang pelahap bagi kepentingan Anda.
Kita harus bersedia merendahkan diri kita di hadapan Tuhan, seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel. Seluruh tubuh Kristus perlu merendahkan diri mereka. Kita perlu mengangkat wajah kita di hadapan Tuhan dan mengakui bahwa kita telah menelantarkan "rumah Tuhan" ... pekerjaan Tuhan di seluruh dunia. Hari ini, saat tubuh Kristus mendengarkan firman Tuhan diperkatakan melalui nabiNya dan bertindak di atasnya ... melalui mempersembahkan perpuluhan dan persembahan kepada Tuhan sesuai petunjuk yang telah ditetapkanNya di dalam firmanNya ... janji-janjiNya tentang berkat dan kemakmuran akan dilepaskan. Pintu sorga akan terbuka, dan Tuhan akan membuat "kekayaan bangsa-bangsa" mengalir ke dalam tubuh Kristus. Pekerjaan Tuhan akan subur dan berkembang, dan TIDAK AKAN ADA KEKURANGAN DI RUMAH TUHAN. Dalam kehidupan Anda sendiri, itu mungkin yang Anda rasakan saat Anda hidup di bawah pintu sorga yang TERTUTUP. Tidak peduli apa pun yang telah Anda lakukan, kelihatannya Anda tidak memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan Anda. Itu karena Anda tidak mengalami janji-janji Tuhan tentang berkat dan kemakmuran di dalam hidup Anda.
1. Sadarilah cara Anda. Evaluasi ulang motivasi dan metode dalam memberi. Tentukan apakah itu sesuai dengan firman Tuhan.
2. Bertobat. Mintalah Tuhan mengampuni Anda karena mengabaikan rumah Tuhan dan menomorsatukan kebutuhan Anda.
3. Disucikan. Jika Anda tidak memberi sesuai dengan firman Tuhan, atau hanya memberi bukan yang terbaik kepada Tuhan, mintalah Tuhan untuk menyucikan Anda. Lalu, dedikasikan kembali perpuluhan dan persembahan Anda kepada Tuhan.
4. Buatlah komitmen yang baru. Tempatkan Dia menjadi yang terutama, dan berikanlah kepadaNya yang terbaik yang Anda miliki. Tetaplah untuk setia dan konsisten dalam memberi perpuluhan Anda ke dalam rumah perbendaharaan ... untuk membiayai pekerjaan Tuhan di seluruh dunia.
Saat Anda melakukan langkah-langkah ini, BERSIAPLAH! Tuhan akan membuka tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat-berkatNya yang melimpah sehingga tidak ada lagi ruangan yang cukup untuk menerimanya! Dia akan MENGUSIR belalang pelahap bagi kepentingan Anda, dan Anda akan berjalan di dalam hubungan penjanjian dengan Dia di mana Anda hidup di dalam siklus penyediaan supranaturalNya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar